6 Langkah dalam Membangun Brand (Brand Building)

  • Whatsapp
Brand Building

Jika sebelumnya kita sudah membahas betapa pentingnya membangun brand untuk sebuah produk, kali ini kita akan membahas lebih dalam lagi, bagaimana cara membangunnya dengan baik dan benar. Karena jika asal-asalan, bersiaplah anda akan ditinggal jauh oleh kompetitor.

Ada beberapa aspek yang harus diperhatikan, termasuk yang penting adalah kemasan dan konten yang digunakan. untuk lebih jelasnya, berikut adalah 6 langkah beserta tips dalam brand building.

1. Menentukan Target Audience

Sudah pasti, anda harus menyusun strategi terlebih dahulu siapa target dari pemasaran produk yang dimiliki. Anda bisa melakukan mapping atau segmentasi yang dibagi beberapa kelompok. Kemudian dari kelompok tersebut, anda harus menyortir kelompok mana yang kira-kira berpotensi sangat tinggi.

Pembagian tersebut bisa anda lakukan dengan menentukan beberapa hal seperti usia, lokasi dan apa yang mereka minat. Tentu saja semua tergantung dari apa yang anda tawarkan. Misalkan anda mempunyai produk kosmetik, maka tentukan usia antara 16 tahun sampai 30 tahun dengan lokasi di perkotaan.

2. Tentukan Misi

Menentukan misi  bisa juga dikatakan dengan membangun citra positif bagi apa yang ditawarkan. Berikan alasan kenapa anda membuat produk atau jasa tersebut, kenapa penawaran anda layak untuk mendapat perhatian mereka dan sejenisnya. Anda bisa melakukan hal itu dengan cara membuat logo atau poster yang menjelaskan secara keseluruhan mengenai perusahaan yang anda kelola.

3. Pelajari Langkah Kompetitor

Bukan hanya dari dalam saja, anda juga harus memperhatikan faktor dari luar dengan menganalisa dan mempelajari apa yang dilakukan kompetitor. Pelajari apa yang berbeda antara anda dan kompetitor, langkah apa saja yang belum anda lakukan namun telah dilakukan oleh mereka. Dengan begitu, anda bisa mencuri start dari langkah yang belum mereka lakukan. Catatan penting, jangan meniru apa yang dilakukan oleh mereka, anda harus kreatif dalam brand building yang dilakukan.

4. Menunjukkan Manfaat Produk

Selain harga, calon konsumen juga akan memperhatikan manfaat dari produk yang ditawarkan. Jika mereka menganggap bahwa produk tersebut mempunyai manfaat baginya, tidak akan membutuhkan waktu lama agar mereka memutuskan untuk menggunakannya.

Untuk itu anda harus membuat daftar manfaat dari setiap produk yang akan dipasarkan. Usahakan tidak ada satupun manfaat yang ketinggalan. Namun jika memang mempunyai manfaat yang banyak, anda bisa mengambil yang paling penting saja. Beruntung jika produk anda mempunyai manfaat yang tidak terdapat pada kompetitor.

5. Menyusun Pedoman Brand

Yang dimaksud dengan pedoman brand disini adalah dasar yang dijadikan poin penting bagi audience untuk mengenali produk anda. Misalkan pada Facebook, setiap orang akan mengenalnya dengan logo yang mudah diingat, yaitu huruf “F” warna putih dengan background biru. Setiap orang memahami betul bahwa logo tersebut milik media sosial terbesar saat ini.

Anda juga bisa melakukannya dengan cara membuat logo unik dan mudah diingat oleh audience.  Selain itu, anda juga bisa menggunakan slogan tertentu yang juga mudah diingat. Misalkan produk Aqua dengan slogan ‘Kebaikan Berawal Dari Sini’.

6. Pemasaran Brand

Pada akhirnya, lakukan pemasaran jika anda sudah melakukan 5 langkah diatas. Pemasaran yang dilakukan harus dengan strategi yang tepat agar mendapatkan hasil yang diinginkan, misalnya memakai layanan SMS masking. Anda juga harus memperhatikan setiap aspek seperti yang dikatakan diatas, mulai dari kemasan, konten dan juga kontak yang bisa dihubungi.

Brand building sangat penting dilakukan, bahkan sampai saat ini perusahaan besar masih melakukan strategi ini untuk meningkatkan penjualan mereka. Bagaimana dengan usaha anda?

Related posts