Banyak Perusahaan Asuransi Jiwa Indonesia Jatuh Bangkrut, Anda Harus Pahami Dulu Hal Ini Sebelum Memilihnya!

  • Whatsapp
asuransi jiwa Indonesia

Semakin tinggi kesadaran masyarakat untuk punya perlindungan atau proteksi yang berasal dari asuransi semenjak masa pandemi Covid-19 ini. Karena memang ternyata banyak hal yang tidak bisa terprediksi terjadi dalam hidup, termasuk diantaranya musibah seperti wabah penyakit ini. Lalu bagaimana jika sampai terserang dan meninggal dunia, bagaimana dengan nasi keluarga yang ditinggalkan tersebut? untuk itu penting punya perlindungan dari asuransi jiwa Indonesia. Tak perlu khawatir karena memang semakin kesini ada kian banyak diantara perusahaan asuransi yang menerbitkan produknya.

Hanya memang tidak semuanya cocok untuk Anda jadikan sebagai pilihan, berkaca mengenai kasus-kasus yang terjadi sebelumnya dimana banyak perusahaan asuransi yang mengalami kebangkrutan. Misalnya saja Jiwasraya yang merugikan banyak nasabah hingga angka milyaran rupiah. tentunya Anda sendiri tidak ingin bernasib sama seperti para nasabah asuransi tersebut bukan. Uang premi dibayarkan secara rutin, namun hilang begitu saja tanpa menerima manfaat apapun.

Untuk itu dalam memilih perusahaan asuransi jiwa Indonesia ini harus benar-benar selektif atau berhati-hati. Pahami dulu beberapa hal ini sebelum menjatuhkan pilihan Anda, diantaranya adalah:

  1. Apakah perusahaan sudah terdaftar OJK ataukah belum, demi keamanan Anda sendiri carilah perusahaan asuransi yang telah terdaftar OJK, hal ini digunakan untuk memastikan bahwa perusahaan tersebut melakukan kegiatan yang tidak merugikan masyarakat, karena sudah diawasi oleh OJK dan menerapkan prosedur hukum yang ada. Otoritas Jasa Keuangan disini memang memiliki peran yang sangat penting dalam menyelenggarakan sistem pengaturan dan pengawasan terhadap seluruh kegiatan yang ada di sektor jasa keuangan tersebut.
  2. Kesehatan keuangan perusahaan, tak sedikit diantaranya perusahaan asuransi yang jatuh bangkrut karena keuangan mereka sudah bermasalah sejak awal, namun tak kunjung dilakukan perbaikan. Lalu bagaimana caranya untuk mengetahui kondisi keuangan sebuah perusahaan? diantaranya bisa lewat nilai RBC, jika lebih dari 120 persen artinya ia dalam kondisi yang sehat.
  3. Reputasi perusahaan, hindari membeli asuransi dari perusahaan yang punya reputasi buruk, apalagi jika seandainya hal ini berhubungan dengan nasabah yang kesulitan dalam mengajukan klaim. Tidak menutup kemungkinan nantinya Anda juga akan mengalami hal yang sama. Reputasi sebuah perusahaan ini sendiri bisa Anda cek secara mudah lewat pemberitaan yang ada di berbagai media, baik itu cetak maupun online.
  4. Rekanan perusahaan, pilih perusahaan asuransi yang punya banyak rekanan, karena hal ini nantinya juga akan memberikan keuntungan kepada Anda. Dengan banyaknya rekanan maka memungkinkan Anda untuk lebih mudah menikmati fasilitas dari asuransi yang ada. misalnya adalah fasilitas-fasilitas medis dan sejenisnya.
  5. Ragam produk serta manfaatnya, setiap perusahaan asuransi pasti menawarkan produk yang beragam, misalnya saja untuk asuransi jiwa ini, jenisnya tak sekedar asuransi jiwa murni, melainkan juga ada unit link sampai dengan asuransi dwi guna. Ragam produk yang berbeda ini juga akan mempengaruhi nilai manfaat yang diberikan kepada nasabahnya.

Jangan sampai salah memilih perusahaan asuransi jiwa, karena ini akan mempengaruhi kenyamanan dan kepercayaan Anda dalam menggunakan produknya tersebut. pilihlah yang terbaik dan sudah terbukti keamanannya seperti dari I Love Life, tentu tak asing dengan nama yang satu ini bukan. Salah satu perusahaan asuransi yang punya banyak produk serta menawarkan inovasi-inovasi terbaru kepada masyarakat. Bahkan sekarang mereka menghadirkan produk asuransi secara online yang bisa anda lihat di website http://ilovelife.co.id/.

Related posts